Makalah Produktif
Pengajar
: Taufik Nur Widayanto S.Kom
IP
ADRESS
By :
Dara Rindu Antika
SMK ISLAM NUR EL-ARAFAH
2021/2022
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Masalah
Komunikasi
data dalam suatu jaringan membutuhkan suatu aturan tertentu sehingga
computer-komputer yang terhubung dapat saling terjadi proses komunikasi data.
Dalam istilah jaringan computer, aturan tersebut disebut sebagai protocol.
Biasanya protocol yang di design di peruntukkan untuk jenis system operasi
tertentu. Misalnya Ms. Windows membuat protocol NetBUI,Novel Netware membuat
protocol IPX/SPX dan sebagainya.
Untuk
dapat saling berkomunikasi data dalam suatu jaringan dibutuhkan protocol yang
dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis System Operasi di atas. Protokol
yang dapat diimplementsikan pada berbagai macam System Operasi adalah protocol
IP. Dengan adanya protokolIP komunikasi antara Ms. Windows dan Novel
Netware dapat dilakukan.
1.2 Rumusan masalah
1. Pengertian IP ADDRESS
2. Forrmat IP ADDRESS
3. Jenis IP Address
4.Setting IP Address
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian IP ADDRESS
IP adalah
protokol di internet / jaringan komputer yang mengurusi masalah pengalamatan
dan mengatur pengiriman paket data sehingga ia sampai ke alamat yang
benar. Setiap komputer jaringan atau terkoneksi internet harus memiliki alamat
yang unik. Satu alamat hanya boleh dimiliki satu komputer.
IP
Adders adalah identitas satu komputer dalam jaring computer /
internet, seperti halnya rumah kita memupnyai nomer rumah yang tertempel pada
dinding. Penulisan IP Adders terbagi 4 kelompok 8 bit yang dituliskan
dalam bilangan biner. Dimana setiap kelompok dalam IP Adders dipisahkan
oleh titik (red;Dot). Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit adalah
255. Oleh karena itu jumlah IP Adders yang tersedia ialah 255.255.255.255 IP
Adders yang sebanyak ini harus dibagi bagikan keseluruh pengguna jaringan
komputer / internet di seluruh dunia.IP Address memiliki 2 fungsi, yakni:
1. Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan. Fungsi ini
diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa
orang tersebut dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama
2. Sebagai alamat lokasi jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat
rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman
paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus
dilalui agar dapat sampai ke komputer yang dituju.
B. Network ID dan Host ID
Pembagian kelas IP address didasarkan
pada 2 hal, yakni Network ID dan Host ID. Network ID adalah bagian dari IP
address yangmenunjukkan lokasi jaringan komputer tersebut berada. Sedangkan
Host ID menunjukkan seluruh Host TCP/IP yang lain dalam jaringan tersebut.
C.Format IP ADDRESS
IP address dinyatakan dalam struktur bilangan
biner yang terdiri atas 32 bit dengan bentuk sebagai
berikut.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
E.Subnet Mask
Nilai subnet mask berfungsi
untuk memisahkan network ID dengan host ID. Subnet
mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah jaringan yang dimaksud
adalah jaringan lokal atau nonlokal. Untuk jaringan Nonlokal berarti TCP/IP
harus mengirimkan paket data melalui sebuah Router. Dengan demikian,
diperlukan address mask untuk menyaring IP address dan
paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.
Network ID dan host ID didalam IP
address dibedakan oleh penggunaan subnet mask. Masing-masing subnet mask
menggunakan pola nomor 32-bit yang merupakan bit groups dari
semua satu (1) yang menunjukkan network ID dan semua nol (0)
menunjukkan host ID dari porsi IP address.
Sebagai contoh, alamat kelas B:
170.203.93.5 bilangan binernya adalah:
10101010 11001011 01011101 00000101
Subnet
mask default untuk alamat kelas B adalah:
11111111
11111111 00000000 00000000
Bisa juga ditulis dalam notasi
desimal:
255.255.0.0
Tabel : Subnet mask untuk internet address classes
|
Kelas
|
Bit Subnet
|
Subnet mask
|
|
A
|
11111111 00000000 00000000 00000000
|
225.0.0.0
|
|
B
|
11111111 11111111 00000000 00000000
|
225.225.0.0
|
|
C
|
11111111 11111111 11111111 00000000
|
225.225.225.0
|
F. Jenis IP ADDRESS
Berdasarkan jenisnya IP address dibedakan menjadi 2 macam yaitu IP Private
dan IP Public.
1. IP Private adalah suatu IP address yang digunakan
oleh suatu organisasi yang diperuntukkan untuk jaringan lokal. Sehingga
organisasi lain dari luar organisasi tersebut tidak dapat melakukan komunikasi
dengan jaringan lokal tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan
intranet.
Sedangkan Range
IP Private adalah sebagai berikut :
Kelas A :
10.0.0.0 – 10.255.255.255
Kelas B :
172.16.0.0 – 172.31.255.255
Kelas C :
192.168.0.0 – 192.168.255.255
2. IP Public adalah suatu IP address yang digunakan
pada jaringan lokal oleh suatu organisasi dan organisasi lain dari luar
organisasi tersebut dapat melakukan komunikasi langsung dengan jaringan lokal
tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan internet.
Sedangkan
range dari IP Public : range IP address yang tidak termasuk dalam IP Private.
Pengalokasian IP
Address
Pengalokasian
IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat
untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari
tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.
G.Aturan Dasar
Pemilihan Network ID dan Host ID
Terdapat beberapa aturan dasar dalam menentukan network ID dan host ID yang
hendak digunakan. Aturan tersebut ialah :
1.Network ID tidak boleh sama dengan 127
Network ID 127 tidak dapat digunakan karena
ia secara default digunakan untuk keperluan loopback. Loopback ialah IP address
yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
2.Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 255
(seluruh bit di set 1)
Seluruh bit dari network ID dan host ID
tidak boleh semunya di set 1. Jika hal ini dilakukan, network ID atau host ID
tersebut akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID broadcast merupakan alamat
yang mewakili seluruh anggota jaringan. Pengiriman paket ke alamat broadcast
akan menyebabkan paket ini didengarkan oleh seluruh anggota network tersebut.
3.Network ID dan host
ID tidak boleh 0 (nol)
Network
ID dan host ID tidak boleh semua bitnya 0 (nol). IP address dengan host ID 0
diartikan sebagai alamat network. Alamat network ialah alamat yang digunakan
untuk menunjuk suatu jaringan, dan tidak menunjukkan suatu host.
4.Host ID harus unik dalam satu network
Dalam
satu network, tidak boleh ada dua host yang memiliki host ID yang sama.
H.Private Address
Private address adalah
kelompok IP Address yang dapat dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP
Address ini hanya dapat digunakan untuk jaringan local (LAN) dan tidak
dikenalkan dan diabaikan oleh internet. Alamat ini adalah unik bagi jaringan
global. Agar IP private ini dapat terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan
Router dengan fasilitas Network Address Traslatiaon (NAT).
BAB III
PENUTUP
1.1 Kesimpulan
IP Address (Internet
Protokol Address) adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu
alat seperti komputer,router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan
komputer yang menggunakan internet protokol sebagai sarana komunikasi. Sekian
yang kami ketahui tentang ip address.
1.2 Saran
Sebagaimana untuk
kelanjutan dalam mengantisipasi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, maka penulis menyarankan agar pemanfaatan jaringan ini di gunakan
dengan sebaik-baiknya.